metaverse manasik haji

Metaverse Manasik Haji Ini Keren Abis

Posted on

Platform metaverse manasik haji ini keren abis. Pengembang perangkat lunak dari Badr Interactive di Kota Depok telah menciptakan terobosan baru dalam dunia virtual reality (VR). Mereka meluncurkan platform metaverse yang memungkinkan pengguna untuk mengalami dan menjelajahi Ka’bah melalui teknologi VR. Inovasi metaverse ini dirancang sebagai sarana manasik haji atau umroh bagi umat Muslim yang belum pernah merasakan ibadah tersebut secara langsung.

Topan Bayu, Pendiri Badr Interactive: Pengalaman Manasik yang Lebih Nyata dengan VR

Topan Bayu, pendiri Badr Interactive, menjelaskan bahwa produk VR metaverse manasik haji dan umroh mereka buat untuk memberikan pengalaman yang mendalam kepada pengguna yang belum memiliki kesempatan melaksanakan ibadah haji atau umroh. Melalui teknologi VR ini, pengalaman manasik mereka anggap semakin terasa nyata. Bayu menekankan bahwa teknologi adalah salah satu jalan untuk menciptakan kebaikan dan menjadikan sesuatu yang sebelumnya terlihat tidak mungkin menjadi kenyataan.

Rasakan Ka’bah Secara Langsung: Pengalaman Virtual di Tanah Suci

Dengan menggunakan teknologi VR Badr Interactive, pengguna dapat merasakan pengalaman yang lebih nyata. Mereka seolah-olah berada di tengah-tengah Ka’bah dan dapat melaksanakan tawaf di tanah suci. Inovasi ini memberikan dimensi baru pada manasik haji dan umroh, di mana pengguna dapat secara immersif terlibat dalam ibadah secara virtual.

Dari Gambar dan Tulisan ke Pengalaman Virtual: Membuka Akses ke Makkah

Topan Bayu menyampaikan bahwa sebelum adanya teknologi VR, mempelajari tempat bersejarah seperti Makkah hanya bisa orang lakukan melalui gambar dan tulisan. Pengalaman langsung hanya bisa mereka dapatkan dengan mengunjungi tempat tersebut, yang seringkali memerlukan biaya besar. Oleh karena itu, Badr Interactive berusaha memberikan solusi baru dengan membuka akses ke tempat bersejarah melalui penggunaan teknologi VR metaverse.

Pilihan Tempat Bersejarah: Masjidil Haram sebagai Fokus Utama

Topan Bayu menjelaskan bahwa pilihan mereka jatuh pada Masjidil Haram sebagai tempat bersejarah utama yang akan dijelajahi melalui teknologi VR. Namun, karena Masjidil Haram juga merupakan tempat pelaksanaan ibadah umroh, fungsionalitas platform mereka perluas untuk mencakup pengalaman virtual manasik haji. Inovasi ini menggabungkan pembelajaran sejarah dengan pengalaman ibadah virtual.

Sosialisasi ke Masyarakat Luas: Menyebarkan Pengalaman VR Metaverse Manasik Haji

Meskipun belum untuk produksi massal, Badr Interactive telah mulai mensosialisasikan pengalaman menggunakan alat ini kepada masyarakat luas. Mereka telah mengajak pelajar, komunitas, travel haji, dan pihak-pihak terkait untuk merasakan langsung alat ini. Bagi yang tertarik, Badr Interactive membuka kesempatan untuk mencoba alat VR mereka dengan mengunjungi kantor perusahaan atau menghubungi melalui media sosial.

Inovasi yang Badr Interactive lakukan membuka potensi baru dalam penggunaan teknologi VR untuk pengalaman keagamaan. Platform metaverse ini tidak hanya memberikan alternatif bagi mereka yang belum pernah melakukan haji atau umroh, tetapi juga merangkul dimensi baru dalam pembelajaran dan pengalaman beragama.

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *